Anjani Cookies: Dari Daun Kelor di Pekarangan Menjadi Camilan Sehat yang Mendunia

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com-
Di sebuah sudut Kampung Cipondoh Girang, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, lahirlah sebuah inovasi yang sederhana namun penuh makna. Berawal dari tanaman kelor yang tumbuh subur di pekarangan rumah, seorang pelaku UMKM setempat berhasil mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi bernama Anjani Cookies,Selasa/23/September/2025.

Daun kelor sudah lama dikenal masyarakat sebagai tanaman kaya manfaat. Kandungan vitamin A, C, E, kalsium, zat besi, hingga protein nabati membuat kelor dijuluki “miracle tree”. Namun sayangnya, tidak banyak orang yang tertarik mengonsumsinya karena rasa khas yang sedikit pahit.

Dari sinilah ide itu muncul. Bagaimana jika daun kelor diolah dengan cara baru, menjadi camilan modern yang bisa dinikmati siapa saja tanpa rasa pahit?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tekad dan kreativitas, lahirlah Anjani Cookies. Melalui berbagai eksperimen di dapur rumahan, pemilik usaha ini berhasil menemukan formula olahan kelor yang tidak hanya menghilangkan rasa pahit, tetapi juga menghadirkan cita rasa lezat. Kini, produk tersebut sudah berkembang dengan berbagai varian:
Almond Crunchy
Roti Kelor Aneka Rasa
Bolu-bolu Kelor
Dan aneka kreasi lainnya.

Semua produk itu diracik dengan tujuan sederhana: menghadirkan camilan sehat untuk menemani momen santai masyarakat tanpa mengurangi kenikmatan rasa.

Mengonsumsi olahan kelor seperti Anjani Cookies bukan sekadar soal rasa. Ada segudang manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya:

Meningkatkan daya tahan tubuh berkat kandungan vitamin C dan antioksidan.

Menyehatkan mata karena vitamin A.

Menguatkan tulang dan gigi dengan kalsium alami.

Mencegah anemia berkat zat besi yang tinggi.

Menambah energi dan stamina melalui protein nabati.

Tak heran jika Anjani Cookies kini mulai diminati bukan hanya sebagai camilan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Bagi pemiliknya, Anjani Cookies bukan hanya tentang bisnis. Lebih dari itu, produk ini adalah bukti bahwa potensi lokal bisa bernilai tinggi jika dikelola dengan kreatif.

“Awalnya kami hanya mencoba-coba di dapur rumah, bagaimana caranya supaya kelor bisa jadi makanan yang enak. Ternyata setelah diolah, rasanya bisa diterima banyak orang. Dari situlah kami yakin untuk menjadikannya usaha,”ungkap pemilik Anjani Cookies saat ditemui di kediamannya.

Ia menambahkan, tujuan utama dari usahanya bukan sekadar keuntungan, tetapi juga untuk mengangkat potensi lokal.
“Kami ingin membuktikan bahwa UMKM dari desa juga bisa punya produk unggulan. Harapan kami, Anjani Cookies bisa menjadi oleh-oleh khas Bandung dan dikenal lebih luas, bahkan ke luar negeri,” ujarnya penuh optimisme.

Untuk menikmati kelezatan sekaligus manfaat daun kelor dalam bentuk camilan, masyarakat dapat langsung memesan Anjani Cookies di:
Jalan Ciguruwik, Kampung Cipondoh Girang, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
WhatsApp: +62 812 2314 9572
Reporter: Rudi.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru