Kepala BGN Sebut Keracunan di Bandung Barat Karena Keteledoran, MBG di Cipongkor Dihentikan Sementara

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, CyberLiputan6.com-
Kasus keracunan massal yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat mendapat perhatian serius dari Kepala Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindiyana. Pada Selasa (23/9/2025), ia langsung meninjau sejumlah lokasi perawatan korban serta dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan di wilayah Cipongkor.

Dadan menyebut, penyebab utama kejadian ini adalah adanya keteledoran teknis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Untuk para korban keracunan, mudah-mudahan semuanya segera pulih. Saya sudah meninjau langsung SPPG tersebut, kondisinya sebenarnya cukup bagus, hanya saja ada faktor keteledoran yang perlu menjadi perbaikan menyeluruh,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Dadan menginstruksikan penghentian sementara operasional penyediaan makanan MBG di Cipongkor. Menurutnya, SPPG seharusnya menjalankan program secara bertahap, misalnya dimulai dari dua atau tiga sekolah terlebih dahulu, hingga terbiasa dengan alur kerja. Namun, SPPG di wilayah ini langsung melaksanakan kegiatan dalam skala besar sejak awal sehingga menimbulkan kesalahan teknis yang berujung pada kasus keracunan massal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Dadan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam penanganan, mulai dari tenaga kesehatan, sukarelawan, aparat kepolisian, hingga pemerintah kecamatan. “Koordinasi di daerah cukup baik. Hanya saja memang perlu ada persiapan yang lebih matang, seperti ketersediaan obat-obatan dan fasilitas penunjang lainnya,” tegasnya.
Reporter: Rudi.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru