Bandung, Cyberliputan6.com –
Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Banjaran resmi melantik kepengurusan baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam dan Majelis Taklim Darussalam untuk masa bakti 2025–2028. Acara berlangsung di Masjid Darussalam, Komplek GPI RW 19, Desa Sindang Panon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/9/2025).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Banjaran, Ustadz Sutardi, S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, beliau melantik Ustadz Saepul Azis sebagai Ketua DKM Darussalam serta Hj. Yani Marlina sebagai Ketua Majelis Taklim Darussalam.
Turut hadir Ketua RW 19 Endang, pengurus DMI Desa Sindang Panon Ustadz Asep Rukmana dan Ustadz Dindin, Ketua BPD Iwan Setiawan, serta Sekretaris DMI Kecamatan Banjaran Ustadz Cecep Toni, SE, yang membacakan Surat Keputusan pelantikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya, Ketua DMI Kecamatan Banjaran Ustadz Sutardi menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari program Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Gus Ali.
“Pelantikan ini juga mendukung program Bupati Bandung, Bapak Dr. HM Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si., yang berkomitmen menguatkan bidang kemasjidan agar semakin Bedas,” ujarnya.
Harapan serupa juga datang dari jamaah. Bapak Ahmad, tokoh masyarakat RW 19, menyampaikan rasa syukur atas dilantiknya pengurus baru. “Kami berharap Masjid Darussalam semakin makmur dan menjadi tempat yang bukan hanya untuk ibadah, tapi juga pusat kegiatan umat. Semoga pengurus diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanah,” tuturnya.
Sejumlah jamaah lainnya pun menilai pelantikan ini memberi angin segar bagi keberlangsungan dakwah di Banjaran. Mereka berharap DKM dan Majelis Taklim Darussalam bisa semakin aktif dalam membina generasi muda serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Dengan kepengurusan baru yang dilantik, Masjid Darussalam dan Majelis Taklim Darussalam diharapkan dapat semakin berperan sebagai pusat pembinaan umat sekaligus peradaban Islam di tengah masyarakat Banjaran.
Reporter: H.Mumu


















