Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Jabar.cyberliputan6.com- Tarogong Kidul* — Forum Tani (FORTANI’26) menggelar Seminar Publik Hari Tani Nasional 2026 di Pesantren Ekologi Ath-Thariq, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang dihadiri perwakilan kelompok tani tersebut menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan elemen masyarakat dalam mengawal isu-isu agraria.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, perwakilan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Garut, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V, tokoh Garut Agus Alfaz, serta pemuda petani milenial Hamzah Sucipto.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pesantren Ekologi Ath-Thariq dan para petani yang telah menyampaikan berbagai masukan konstruktif. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan ke depan, khususnya terkait regulasi dan perluasan akses bagi petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa masukan yang tadi sangat banyak sekali alhamdulilah. Dan beberapa memang saat ini sedang kita garap, tapi ada beberapa yang memang itu menjadi suatu hal yang baru, yang saya kira memang itu sangat bagus sekali untuk kita tindaklanjuti ke depannya terutama mungkin berkaitan dengan masalah regulasi, kemudian juga terkait dengan masalah akses yang itu memang perlu dibuka seluas-luasnya untuk para petani kita,” ucap Ardhy.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi petani melalui pembinaan kelompok petani muda. Melalui program unggulan daerah seperti Wirahebat dan Santrihebat, pemerintah berupaya memfasilitasi generasi muda agar siap meneruskan estafet kepemimpinan di sektor pertanian.

Pemerintah daerah berkomitmen mengkaji hasil seminar tersebut untuk dilaporkan kepada pimpinan, termasuk memperjuangkan aspirasi terkait perluasan akses lahan bagi petani Garut.

“Harapan kita dari pertanian karena tadi mungkin salah satu yang dibahas adalah terkait dengan akses lahan, itu mudah-mudahan apa yang menjadi impian dari para petani itu bisa terwujud terkait dengan ruang yang bisa diperluas terutama untuk para petani kita di Kabupaten Garut,” lanjutnya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Ekologi Ath-Thariq, Ummi Nisa Wargadipura, menjelaskan bahwa seminar publik tersebut merupakan bentuk respons atas pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Mudah-mudahan ini adalah niat yang baik dari pemerintah. Niat yang baik, kebijakan yang baik, memberikan perlindungan terhadap petani yang selama ini tidak mempunyai legalisasi terhadap lahan garapannya,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menggaungkan kembali perjuangan para petani yang melibatkan berbagai elemen gerakan, mulai dari petani, mahasiswa, hingga perempuan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting mengingat peran petani sebagai penyedia pangan utama masyarakat.

“Harapan diselenggarakan Seminar Publik ini adalah gaung bahwa kami juga berjuang sejak dahulu kala sampai saat ini harus diperhatikan oleh pemerintah sebagai bagian dari pejuang agraria,” ungkapnya.
*(Lela N)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027
Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama
Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026
Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Kualifikasi dan Produktivitas Daerah
Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kabupaten Garut Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional melalui Program Bioethanol
Pimpin Apel Gabungan, Sekda Garut Lepas Tiga Pengurus DMI untuk Umrah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:41 WIB

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 13:56 WIB

Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 10:45 WIB

Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 10:38 WIB

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

Berita Terbaru