Bupati Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Pertanian sebagai Pilar Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com –
Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menegaskan kembali pentingnya sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri panen perdana budidaya jagung pada program ketahanan pangan yang digelar di Kampung Cihonje, Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kamis (4/9/2025).

Kegiatan panen jagung tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, petani, serta kelompok tani setempat. Program ini menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam meningkatkan produksi pangan lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas utama bagi Indonesia. Ia menyebutkan bahwa isu global saat ini berputar pada tiga aspek penting:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Ketahanan pangan – yang menjadi fokus utama Indonesia sebagai negara agraris dengan kekayaan sumber daya alam yang besar.

2. Ketahanan energi – di mana Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar.

3. Pertahanan keamanan – di mana negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok terus meningkatkan investasi besar-besaran dalam bidang alutsista.“Indonesia dianugerahi tanah yang subur, air yang melimpah, dan iklim tropis yang mendukung. Jika potensi ini dikelola dengan baik, kita tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga menjadi penopang ekspor bagi negara lain,” ujar Bupati Cecep.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mengubah mindset tentang pertanian. Menurutnya, bertani bukanlah pekerjaan yang ketinggalan zaman, melainkan profesi mulia yang berkontribusi besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

“Rasulullah SAW pernah bersabda, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Menjadi petani adalah pekerjaan yang memenuhi sabda tersebut. Mereka menyediakan makanan untuk jutaan orang, dan itu merupakan amal kebaikan yang luar biasa,” tegasnya.

Bupati Cecep juga mengajak para pemuda untuk melihat pertanian dari perspektif baru, yakni sebagai sektor strategis yang mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan daerah, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan bangsa. Ia menekankan bahwa modernisasi pertanian dengan teknologi tepat guna akan menjadi kunci agar sektor ini semakin diminati dan produktif.

Kegiatan panen perdana jagung di Rajapolah ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat Tasikmalaya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sendiri berkomitmen menyediakan berbagai dukungan, mulai dari penyuluhan, akses permodalan, hingga fasilitas pemasaran hasil panen.

“Pertanian adalah benteng pertama ketahanan bangsa. Jika pangan kita kuat, maka kedaulatan kita pun terjaga,” pungkas Bupati Cecep.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBGRM Pilihan atau Kewajiban? Menelisik Regulasi dan Komitmen Pemerintah Daerah
H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

BBGRM Pilihan atau Kewajiban? Menelisik Regulasi dan Komitmen Pemerintah Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru