Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com-
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa mulai 1 November 2025, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memiliki kinerja buruk dan tingkat kehadiran rendah akan diumumkan secara terbuka melalui media sosial masing-masing dinas.
Kebijakan ini disampaikan Kang DM saat memberikan pembinaan kepegawaian di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Kamis (2/10/2025). Menurutnya, langkah tegas tersebut perlu dilakukan untuk memacu kinerja ASN, sekaligus memastikan target pembangunan Jabar 2025 tercapai dan program 2026 dapat berjalan optimal.
“Setiap OPD harus mengumumkan pegawai paling malas, lengkap dengan fotonya. Nanti akan saya posting juga di media sosial saya,” tegas KDM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak menjabat delapan bulan lalu, Kang DM mengaku sudah memberhentikan 20 ASN yang tidak disiplin. Ia menekankan bahwa ketegasan ini sangat penting, mengingat kondisi keuangan daerah tahun depan diprediksi semakin berat akibat berkurangnya dana transfer pusat sebesar Rp2,4 triliun.


















