Bahas LP2B dan RDTR Pacira, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Hadiri Pembahasan Usulan Penetapan LP2B Ciwidey

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,JABAR, CyberLiputan6.com-
Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan pembahasan usulan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Villa Mustika, pada Jumat (24/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala Bidang Prasarana dan Kelembagaan, Kepala Bidang Peternakan, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi lintas sektor dalam menyelaraskan kebijakan ruang dan tata guna lahan pertanian di wilayah Kabupaten Bandung bagian selatan.

Agenda utama pembahasan kali ini adalah penyempurnaan materi teknis dan rancangan Peraturan Bupati tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk wilayah perencanaan Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (PACIRA) tahun 2025–2045.
Melalui forum ini, Dinas Pertanian memberikan sejumlah masukan strategis terkait dengan pentingnya penetapan LP2B sebagai langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif, mengendalikan alih fungsi lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menegaskan, sinergi antara RDTR dan LP2B menjadi hal penting agar pembangunan wilayah tetap memperhatikan keseimbangan antara sektor pertanian dan sektor lain yang berkembang di kawasan Pacira.

“Kami berharap hasil pembahasan ini dapat menghasilkan kebijakan tata ruang yang berpihak pada pertanian, sehingga lahan produktif dapat tetap terjaga dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Dinas PUTR, Dinas Pertanian, dan instansi terkait lainnya, diharapkan rancangan RDTR Pacira 2025–2045 dapat menjadi panduan pembangunan yang selaras dengan upaya perlindungan lahan pertanian serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
( RUDI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru