Bupati Bandung Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung dan Pantau Harga Sembako di Pasar Soreang

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com-
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melakukan monitoring dan peninjauan lokasi terdampak bencana puting beliung di wilayah Desa Soreang, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, mengingat BMKG telah menetapkan status siaga satu untuk sesar Lembang.

“Jangan panik, ikuti petunjuk BPBD untuk mencari lokasi yang aman. Bencana puting beliung di Soreang baru pertama kali terjadi. Mudah-mudahan tidak terulang kembali, dan kita semua selalu berdoa kepada Allah SWT agar wilayah kita terhindar dari bencana,” ujar Bupati.Bupati juga menginstruksikan BPBD Kabupaten Bandung untuk segera melakukan langkah antisipatif melalui edukasi dan sosialisasi di setiap kecamatan rawan bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai meninjau lokasi terdampak bencana, Bupati melanjutkan agenda dengan memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Soreang. Dari hasil peninjauan, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya daging ayam dan beras.

“Untuk daging ayam, harga yang biasanya Rp32 ribu per kilogram kini dijual Rp40 ribu hingga Rp42 ribu. Sedangkan beras premium berada di angka Rp15 ribu per kilogram. Namun, program beras SPHP dari Bulog tetap digulirkan sehingga cadangan beras masih relatif aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pemerintah akan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan.

“Untuk harga ayam, kita akan melihat lebih jauh penyebab kenaikan ini, apakah dari sisi pasokan maupun distribusinya. Semua ini akan segera kita antisipasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam melindungi masyarakat, baik dari risiko bencana alam maupun gejolak harga kebutuhan pokok. Dengan demikian, stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Bandung tetap terjaga.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru