Jum’at Keliling (Jumling) Bupati Bandung di Masjid Besar Al-Fathu: Syiar, Silaturahmi, dan Kepedulian Sosial

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com-
Suasana Masjid Besar Al-Fathu, Soreang, Jumat (26/9/2025) terasa lebih khidmat dari biasanya. Ratusan jamaah memenuhi saf untuk menunaikan salat Jumat, yang kali ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) bukan hanya sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga bagian dari agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat nilai religius sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim. Momen itu mengundang rasa haru di tengah jamaah. Senyum bahagia anak-anak yang menerima santunan menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial.
“Santunan ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap generasi penerus. Kami ingin mereka tetap memiliki semangat dan keyakinan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Dadang Supriatna menegaskan bahwa kegiatan Jumling memiliki makna ganda, yaitu memperkuat syiar Islam sekaligus menjadi media komunikasi langsung dengan warga.
“Melalui Jumling ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan dan harapan mereka. Dengan begitu, pembangunan di Kabupaten Bandung bisa berjalan sesuai aspirasi warga,” ujarnya.

Seorang jamaah, Ustadz Ahmad, mengapresiasi langkah pemerintah daerah tersebut.
“Program ini sangat positif. Selain bisa mempererat tali silaturahmi, masyarakat juga merasa diperhatikan secara langsung oleh pemimpinnya,” ucapnya.

Pelaksanaan Jumling di Masjid Al-Fathu berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Usai salat, Bupati tampak berbincang akrab dengan para tokoh agama, pengurus DKM, dan warga setempat. Suasana hangat ini mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya.

Dengan konsistensi program Jumling, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang menyentuh aspek keagamaan dan sosial. Tidak hanya sebagai agenda seremonial, namun juga sebagai ruang nyata untuk membangun kebersamaan, kepedulian, dan kemajuan Kabupaten Bandung.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru