Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis Kembali Terjadi di Cipongkor, 411 Siswa Jadi Korban

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,Jabar, CyberLiputan6.com- Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kali ini, insiden menimpa sejumlah siswa SMK Karya Perjuangan Cipongkor pada Rabu (24/9/2025).

Para siswa mengalami gejala medis seperti mual, sakit perut, pusing, hingga muntah-muntah setelah menyantap makanan dari program MBG di sekolah tersebut. Hingga pukul 12.35 WIB, Puskesmas Cipongkor sudah menangani 4 siswa pertama yang terdata sebagai korban keracunan.

“Betul, sudah ada laporan kasus keracunan imbas Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi. Awalnya yang tercatat 4 siswa, dan terus bertambah,” kata Kepala Puskesmas Cipongkor, dr. Yuyun Sarihotimah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berbeda dari kasus sebelumnya yang bersumber dari dapur MBG Makmur Jaya di Kampung Cipari, Desa Cijambu, kali ini keracunan justru berasal dari dapur MBG yang beroperasi di Kampung Pasirsaji, Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor.

“Untuk kasus baru ini berbeda, karena berasal dari dapur MBG yang masih beroperasi,” jelas Yuyun.

Seiring bertambahnya laporan, korban keracunan terus berdatangan. Pihak Puskesmas bersama tim kesehatan mendirikan posko darurat di GOR Kecamatan Cipongkor dan melakukan penanganan tambahan di IGD Poned Puskesmas.

Berdasarkan data sementara yang diterima hingga sore hari, total korban keracunan mencapai 411 siswa.

“Kita sudah mendirikan beberapa posko pelayanan untuk menampung dan menangani para korban. Sementara ini korban masih terus berdatangan,” tegas Yuyun.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru