Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com-
Ribuan jamaah memadati Dome Aula MTs Al Falah Cicalengka pada Minggu (7/9/2025) dalam peringatan Maulid Akbar 1447 H Nabi Muhammad SAW ke-1500, yang dirangkaikan dengan Haul Pahlawan Kemerdekaan RI ke-80 serta Silaturahmi Kubro Ulama dan Umat.
Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Lantunan shalawat menggema dipimpin para habaib dan majelis taklim, sementara doa bersama dipanjatkan untuk para pahlawan bangsa serta keberkahan negeri. Bendera merah putih kecil tampak berkibar di tangan sebagian jamaah sebagai simbol cinta tanah air.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran besar para ulama, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, yang mengobarkan semangat juang umat dan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maka dari itu, saya mengajak seluruh pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) untuk bersinergi dalam melaksanakan visi-misi Kabupaten Bandung yang lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya melanjutkan program BESTI (Beasiswa Ti Bupati) yang akan diperluas hingga jenjang S2, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda. Selain itu, Pemkab Bandung akan terus memberikan insentif bagi guru ngaji sebagai bentuk penghargaan terhadap peran ulama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Salah satu tujuan saya adalah memuliakan ulama. Kita yakin, faktor penting yang mendorong kemajuan suatu negara adalah keberkahan dan doa para ulama,” tuturnya.
KH Ahmad Zainal Arifin, salah satu ulama yang hadir, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Bandung.
“Ulama sejak dulu menjadi penopang perjuangan bangsa. Jika pemerintah dan ulama terus bersatu, insyaAllah Kabupaten Bandung akan semakin maju dan berkah. Kami juga menyambut baik adanya beasiswa hingga S2, karena pendidikan adalah kunci kemajuan umat,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para ulama, diikuti ribuan jamaah dengan penuh kekhidmatan. Suasana religius berpadu dengan semangat kebangsaan, meneguhkan tekad bersama untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju dan berkelanjutan, menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
( Rudi.S )


















