Bogor,JABAR, Cyberliputan6.com-
Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, menjadi pusat perhatian ribuan masyarakat pada Sabtu–Minggu (20–21 September 2025) dalam gelaran Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189. Mengusung moto “Ternak Sehat, Peternak Sejahtera, Indonesia Maju”, perayaan ini bukan hanya menghadirkan edukasi dan promosi investasi, tetapi juga pesta rakyat penuh hiburan dan tradisi.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. dengan dukungan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan yang disajikan antara lain Agri Expo dan Agrimina Fest, Aksi Gemar Makan Ikan, Telur, dan Minum Susu, Pasar Rakyat Ternak dan Ikan, Talkshow Edukasi dan Promosi Investasi, Senam Jantung Sehat, Festival Kuliner dan UMKM, Mini Zoo, Kontes Ternak, serta Layanan Kesehatan Hewan dan Vaksinasi Gratis.
Suasana semakin meriah dengan hiburan dari Cindy Nabila, Indra Bekti, dan Irfan Hakim yang berhasil menyedot perhatian pengunjung.
Bagian paling ditunggu masyarakat adalah Kontes Seni Ketangkasan Domba Garut Piala Presiden 2025. Tradisi adu ketangkasan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga warisan budaya tatar Sunda yang sarat nilai sejarah serta peluang ekonomi menjanjikan. Domba Garut telah lama menjadi ikon kebanggaan sekaligus komoditas bernilai tinggi di kalangan penghobi, peternak, hingga pebisnis hewan.
Dalam ajang bergengsi ini, Kabupaten Bandung menunjukkan peran besar dengan mengirim 5 kontestan di berbagai kategori, baik adu ketangkasan maupun domba pedaging. Rombongan ini tergabung dalam PDP Mustika Jaya, di bawah kepemimpinan H. Deden Mulyana, S.Si., M.M. atau yang akrab disapa Sultan.
Beberapa domba andalan yang diboyong antara lain Ujang Mercy dan Dewan,Roger yang turun sebagai wakil terbaik Bandung di arena nasional.
Selain partisipasi kuat dari Kabupaten Bandung, beberapa nama besar sukses meraih gelar juara:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juara 1 Kelas C Raja Pedaging diraih oleh domba Jayen milik Tata Rustandi dari Kabupaten Bandung, yang juga banyak menyabet gelar di kategori lain.
Juara 1 Kelas D dimenangkan oleh H. Apep bersama Pak Den Bagus dari Majalaya dengan dombanya Ninja.
Juara 1 Kelas B jatuh pada domba Maskot milik H. Apep dari Bandung.
Usai kontes, H. Deden Mulyana mengungkapkan rasa puasnya dapat membawa tim dari Kabupaten Bandung tampil di ajang nasional ini.
“Kami merasa puas bisa ikut serta di Piala Presiden ini. Target kami ke depan adalah meraih juara umum dari semua kategori, agar bisa dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” ujarnya dengan penuh semangat.
Masyarakat Bogor dan sekitarnya tampak sangat antusias menyaksikan jalannya lomba. Suasana stadion penuh sorak-sorai saat domba-domba Garut unjuk ketangkasan di arena. Tradisi turun-temurun ini membuktikan bahwa sektor peternakan tidak hanya menjadi penopang ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu menghadirkan kebanggaan budaya, daya tarik wisata, serta potensi kesejahteraan ekonomi bagi para peternak.
Reporter: Rudi.S


















