Bandung,Jabar,CyberLiputan6.com-
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, meminta aparatur sipil negara (ASN) di sektor kesehatan agar lebih adaptif, inovatif, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan zaman yang dikenal dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).
Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Sharing Session bertajuk “Penguatan Pola Pikir dan Kinerja melalui Budaya Kerja Positif Menuju Pelayanan Publik Berkelas” yang digelar di Grand Sunshine Resort & Conventions, Senin (23/9/2025).
Menurut Cakra, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengembangan Kompetensi Terintegrasi bagi ASN di lingkungan Pemkab Bandung. Program tersebut diarahkan untuk mempercepat transformasi pelayanan kesehatan agar lebih prima, profesional, dan berkelas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuannya sebagai bentuk percepatan transformasi pelayanan kesehatan melalui penguatan pola pikir yang positif, internalisasi budaya kerja melayani, serta pemahaman strategi yang inovatif dan kolaboratif,” jelasnya.
Sekda juga mengingatkan, di era media sosial yang serba terbuka, kerja baik ASN sering tidak mendapat apresiasi langsung, sementara kesalahan kecil dapat cepat menjadi viral dan mencoreng institusi. Karena itu, ia menekankan perlunya membangun budaya kerja yang konsisten dan penuh integritas.
Selain itu, Cakra menyoroti pentingnya semangat continuous improvement dalam pelayanan publik, terutama di rumah sakit pemerintah yang kerap mendapat persepsi berbeda dibandingkan rumah sakit swasta. Hal itu, menurutnya, dapat terlihat dari penilaian publik melalui Google Review.
“Peningkatan daya saing dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit pemerintah harus menjadi prioritas,” tegasnya.
( Rudi.S )


















