Semarak Budaya 2025, Gelar Warisan Budaya Kampung Legok Ombol: Pencak Silat dan Pagelaran Wayang Golek

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar,CyberLiputan6.com-
Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri acara “Semarak Budaya Festival 2025” yang digelar di Lapangan Panca Regency, Desa Nagrag, Kecamatan Pacet, Senin (15/9/2025).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Kementerian Kebudayaan dalam rangka mendorong pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Bandung. Festival menghadirkan gelaran warisan budaya Kampung Legok Ombol, di antaranya pencak silat Indonesia dan pagelaran wayang golek.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Ketua DPR RI, Dr. H.Cucun Ahmad Syamsurijal, yang turut berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, termasuk dukungan terhadap perbaikan akses jalan di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondusifitas daerah adalah hasil sinergi berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, para guru, kiyai, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan. Sinergi inilah yang menjadikan Kabupaten Bandung tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, Pemkab Bandung juga menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada seniman, ojeg pangkalan, linmas, RT/RW, dan tukang keretek. Bupati menegaskan, jika pendapatan asli daerah (PAD) meningkat, insentif untuk kelompok tersebut akan terus ditingkatkan.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan siskamling sebagai partisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan organisasi PPSI (Persatuan Pencak Silat dan Seni Indonesia) sebagai upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Dr. H.Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan bahwa pencak silat bukan hanya seni bela diri, tetapi sarat nilai luhur yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi tidak akan berarti jika bangsa ini kehilangan akar budayanya. Melalui pencak silat dan seni wayang golek, kita harus memperkuat karakter generasi bangsa serta menjaga warisan budaya Indonesia,” tegasnya.
( Rudi S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru