Bandung,Jabar, CyberLiputan6.com–
Kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi meningkatkan kewaspadaan. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan pihaknya memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar peristiwa serupa tidak terjadi di Cimahi.
Saat ini, Cimahi memiliki 19 titik SPPG. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal, yaitu 52 titik, sehingga masih banyak sekolah yang belum sepenuhnya terlayani program MBG.
Untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, Pemkot Cimahi melibatkan Dinas Kesehatan, dinas terkait lainnya, hingga Kejaksaan Negeri dalam proses pengawasan. Pemantauan dilakukan mulai dari tahap penyiapan bahan, pemasakan, hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan makanan layak dikonsumsi serta tata kelola berjalan aman dan tertib,” ujar Ngatiyana.
Ia berharap, program MBG di Cimahi dapat berjalan lancar dan terbebas dari kasus keracunan massal seperti yang menimpa daerah lain.
( Rudi.S )


















