Tekan Stunting, Kang DS Luncurkan Program Geber Tuntas dan Gekksor

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, JABAR,CyberLiputan6.com-
Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan Program Gerakan Bersama Turunkan Angka Stunting (Geber Tuntas) dan Gerakan Konsumsi Sayur dan Telur (Gekksor), di Pendopo Kecamatan Soreang, Jumat (28/11/2025).

Kedua program ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dengan Baznas dan Pemkab Bandung, sebagai langkah percepatan penanganan stunting serta dukungan gizi bagi ibu hamil dengan kondisi KEK (Kekurangan Energi Kronis).

Dalam Program Gekksor, tiap anak maupun ibu hamil bakal mendapatkan dua telur setiap harinya atau 14 telur per minggu yang dipasok Baznas Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung yang lebih akrab disapa Kang DS menyatakan launching ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari gerakan berkelanjutan yang selaras dengan program pemerintah pusat.

“Launching bukan hari ini saja. Program gerakan bersama menjadi awal dan harus terus berjalan ke kecamatan lainnya, didorong dan dibantu program MBG Bapak Presiden Prabowo,” jelas Kang DS.

Ia mengakui berdasarkan data menunjukkan angka stunting di Kabupaten Bandung masih tinggi, salah satunya di ibukota Soreang.

“Kami minta para kepala desa, TNI dan Polri serta para pengusaha untuk ikut dalam gerakan ini,” seru Kang DS.

Kang DS mengapresiasi BAZNAS yang telah berkolaborasi dengan Pemkab Bandung dalam menghimpun dan menyalurkan dana ZIS ASN.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah berkolaborasi dengan Pemkab Bandung. Baznas ini adalah salah satu yang menampung ZIS-nya ASN. Tentu terima kasih juga kepada ASN yang rutin setiap bulan, tanpa ada paksaan. Semoga senantiasa mendapat pahala dari Allah SWT,” ucapnya.

Sementara BAZNAS Kabupaten Bandung menyatakan siap meneruskan dukungan terhadap seluruh program percepatan penanganan stunting, terutama melalui pemanfaatan dana ZIS yang dihimpun dari ASN dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Detty Permanawati menambahkan, peluncuran program Geber Tuntas dan Gekksor merupakan bukti nyata kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Bandung, ASN dan Baznas Kabupaten Bandung dalam menangani persoalan stunting.

“Ini merupakan bukti nyata kolaborasi aksi antara ASN dan Baznas juga PKK. Kami minta para kader PKK dan Posyandu untuk mengawasi pemberian telur ini agar tepat sasaran dan dikonsumsi dengan benar. Para kader merupakan kekuatan keberhasilan program ini,” kata Emma. Menurutnya program ini menjadi pilot project yang dimulai dari Kecamatan Soreang.

“Alhamdulillah, ini membuktikan kita harus menunjukkan kepedulian menurunkan angka stunting sampai tuntas. Hari ini kita launching pilot project di Kecamatan Soreang, yang kita berikan telur, sayur, dan susu. Harapannya ini diikuti kecamatan lainnya, bersama Baznas juga terus bergeser ke kecamatan lainnya, ” imbuhnya.

Emma mengapresiasi dan berterima kasih kepada BAZNAS, khususnya kepada ASN yang melalui Baznas menyalurkan zakat profesinya untuk membantu anak-anak kategori stunting dan ibu hamil.
( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBGRM Pilihan atau Kewajiban? Menelisik Regulasi dan Komitmen Pemerintah Daerah
H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

BBGRM Pilihan atau Kewajiban? Menelisik Regulasi dan Komitmen Pemerintah Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru