Transformasi Birokrasi Menuju Bandung Lebih Bedas 2025

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, CyberLiputan6.com-
Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna, secara resmi membuka kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Sinergi dan Harmonisasi Terhadap Arah Kebijakan Menuju Bandung Lebih Bedas Tahun 2025”. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat administrator untuk memperkuat visi pembangunan daerah melalui transformasi birokrasi.Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks sehingga aparatur dituntut untuk terus berinovasi, beradaptasi, serta meningkatkan kapasitas diri. “Melalui pelatihan ini, para peserta memiliki momentum yang tepat untuk melakukan upgrade pengetahuan dan keterampilan agar siap menghadapi dinamika birokrasi yang terus berubah,” ujarnya.

Bupati Dadang menjelaskan bahwa transformasi birokrasi mencakup tiga hal utama, yakni:1. Transformasi Sistem Kerja – aparatur harus menjadi penerjemah visi pimpinan, bukan sekadar memahami arah kebijakan, tetapi juga mampu mewujudkan program yang konkret, terukur, dan berdampak langsung pada masyarakat.

2. Transformasi Budaya Kerja – membangun kolaborasi lintas sektor, bukan ego sektoral, karena tantangan pembangunan terlalu besar jika dijalankan sendiri-sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

3. Transformasi Kepemimpinan – aparatur dituntut memegang teguh integritas, profesionalisme, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Transformasi birokrasi tidak akan berarti tanpa kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) sebagai penopang pelayanan publik. “Kita harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat pendukung pelayanan publik yang lebih mudah, terjangkau, dan akurat,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Dadang mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif, mulai dari perubahan iklim dan potensi bencana alam hingga isu sosial-ekonomi seperti kenaikan harga kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada masyarakat. Untuk itu, aparatur harus memiliki kesiapsiagaan, koordinasi antar sektor, serta kebijakan yang responsif dan tepat sasaran.

“Dengan sinergi dan harmonisasi, kita bersama-sama bisa menjadikan Kabupaten Bandung lebih Bedas di tahun 2025,” pungkasnya.
( Rudi S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru