Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, CYBERLIPUTAN6.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Grand Final Duta Pajak 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Hermawan, menegaskan bahwa program Duta Pajak bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi gerakan edukasi yang menyasar generasi milenial dan pengusaha muda.
“Peran Duta Pajak ini adalah sebagai agen perubahan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan pengusaha muda, agar lebih sadar dan taat pajak,” ujarnya.

Program ini sebelumnya telah menyasar pelajar melalui sosialisasi di sekolah, termasuk di SMK Soreang, dan akan diperluas ke perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para finalis yang merupakan perwakilan dari tiap kecamatan diharapkan mampu menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing, mengajak keluarga, sahabat, hingga pelaku usaha lokal untuk aktif membayar pajak sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyebut kegiatan ini sebagai inovasi penting dalam mendongkrak PAD di tengah berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai hampir Rp1 triliun.
“PAD sangat menentukan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Bandung. Dengan berkurangnya TKD, kita harus mencari inovasi, salah satunya melalui Duta Pajak ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, edukasi pajak sejak dini kepada pelajar dan mahasiswa menjadi kunci untuk membangun kesadaran jangka panjang di masyarakat.

Untuk tahun 2026, target pajak daerah yang dikelola Bapenda ditetapkan sekitar Rp1,3 triliun. Meski demikian, Bupati menekankan bahwa peningkatan PAD harus dilakukan tanpa membebani masyarakat.
“Kita dorong inovasi dan optimalisasi potensi yang ada, tanpa memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Rudi S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru