Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG | CYBERLIPUTAN6.com-
Persoalan sampah yang semakin kompleks, termasuk kondisi Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir (TPPA) Sarimukti yang telah melebihi kapasitas, mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat berbagai langkah penanganan sampah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah pusat, TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan seluruh elemen masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Masalah Sampah dan Mitigasi Dampak Kemarau Panjang bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Dalam forum tersebut, Dadang Supriatna memaparkan berbagai upaya yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui program Bandung Bedas Bersih Sampah (BBBS), gerakan korve massal di seluruh kecamatan, pengembangan pengelolaan sampah berbasis sumber, optimalisasi bank sampah, peningkatan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga penguatan edukasi masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah tangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui pembangunan infrastruktur dan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar pengurangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan efektif sejak dari sumbernya.

“Penanganan sampah harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah terus memperkuat infrastruktur dan kebijakan, tetapi keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar bupati yang akrab disapa KDS tersebut.

KDS menyambut baik komitmen TNI AD yang akan turut berperan dalam upaya penyelesaian persoalan sampah di Jawa Barat, khususnya terkait penanganan timbulan sampah di Sarimukti. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak akan mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap penanganan sampah. TNI AD bersama para pemangku kepentingan akan mendorong pengelolaan sampah lama di Sarimukti melalui teknologi ‘waste to fuel’ tanpa membebani APBD, serta mendukung pengelolaan sampah baru yang berpotensi dikembangkan menjadi sumber energi melalui fasilitas pengolahan yang memadai.

Selain itu, Kasad juga mendorong adanya kajian ilmiah terkait penggunaan teknologi pengolahan sampah, termasuk potensi dampak lingkungan yang perlu diantisipasi agar solusi yang diterapkan tetap aman dan berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat terus bergantung pada Sarimukti yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota didorong untuk memperkuat penyelesaian sampah dari sumbernya melalui pengolahan di tingkat desa, kelurahan, dan kawasan permukiman.

KDM juga mendorong penyusunan peta jalan pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih secara terpadu antara pemerintah daerah dan jajaran TNI AD sebagai bagian dari penguatan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

Reporter: Rudi S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:47 WIB

Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan

Berita Terbaru