Sekda Kabupaten Bandung Dorong ASN Kesehatan Lebih Adaptif Hadapi Era VUCA

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar,CyberLiputan6.com-
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, meminta aparatur sipil negara (ASN) di sektor kesehatan agar lebih adaptif, inovatif, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan zaman yang dikenal dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Sharing Session bertajuk “Penguatan Pola Pikir dan Kinerja melalui Budaya Kerja Positif Menuju Pelayanan Publik Berkelas” yang digelar di Grand Sunshine Resort & Conventions, Senin (23/9/2025).

Menurut Cakra, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengembangan Kompetensi Terintegrasi bagi ASN di lingkungan Pemkab Bandung. Program tersebut diarahkan untuk mempercepat transformasi pelayanan kesehatan agar lebih prima, profesional, dan berkelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya sebagai bentuk percepatan transformasi pelayanan kesehatan melalui penguatan pola pikir yang positif, internalisasi budaya kerja melayani, serta pemahaman strategi yang inovatif dan kolaboratif,” jelasnya.

Sekda juga mengingatkan, di era media sosial yang serba terbuka, kerja baik ASN sering tidak mendapat apresiasi langsung, sementara kesalahan kecil dapat cepat menjadi viral dan mencoreng institusi. Karena itu, ia menekankan perlunya membangun budaya kerja yang konsisten dan penuh integritas.

Selain itu, Cakra menyoroti pentingnya semangat continuous improvement dalam pelayanan publik, terutama di rumah sakit pemerintah yang kerap mendapat persepsi berbeda dibandingkan rumah sakit swasta. Hal itu, menurutnya, dapat terlihat dari penilaian publik melalui Google Review.

“Peningkatan daya saing dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit pemerintah harus menjadi prioritas,” tegasnya.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota
Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan
PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak
PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif
Tidak Sekedar Bekerja Oleh : Idat Mustari
Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga
Pelaksanaan Operasi Gabungan Tertib Administrasi Pajak kendaraan Bermotor
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:36 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Merah Putih Manggahang Gelar Rapat Anggota Tahunan 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Usaha Anggota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Hore! Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Kang DS Temui Kemensos Bahas Persiapan Lahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:43 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2026 Disesuaikan Jadi Rp2 Triliun, Pemkab Fokus Optimalisasi Tanpa Tambah Beban Pajak

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

PAD Kabupaten Bandung 2025 Terealisasi Rp1,8 Triliun, Bapenda Nilai Kinerja Pendapatan Daerah Positif

Berita Terbaru