Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung| CYBERLIPUTAN6.com- Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung.

Optimisme itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margahayu Selatan 004 milik Yayasan Adidaya Global Nusantara di Kecamatan Margahayu, Selasa 2 Juni 2026.

Menurut Ali, keberadaan SPPG menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung keberhasilan program MBG sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bandung, saya meyakini program MBG ini akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap upaya penurunan stunting ke depan,” kata Ali Syakieb.

Ia mengapresiasi fasilitas SPPG Margahayu Selatan 004 yang dinilai memiliki standar bangunan dan sistem pendukung yang baik. Selain memiliki kapasitas yang cukup besar, dapur tersebut juga dilengkapi sejumlah perangkat keamanan modern, termasuk sistem pendeteksi kebocoran gas yang dapat bekerja secara otomatis.

“Saya melihat dari sisi layout, bangunan, hingga spesifikasi fasilitasnya sangat baik. Bahkan ada sistem keamanan yang menurut saya bisa menjadi contoh bagi SPPG lainnya,” ujarnya.

Ali mengatakan saat ini Kabupaten Bandung telah memiliki sekitar 545 titik SPPG yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Karena itu ia meminta seluruh mitra penyelenggara, koordinator wilayah, dan koordinator kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dan memastikan program berjalan optimal di lapangan.

“Kita tentu memahami masih ada berbagai tantangan. Tapi tugas kita bersama adalah terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar program ini semakin maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Ali mengingatkan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi. Faktor pola asuh keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pernikahan usia dini juga menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian bersama.

“Masalah stunting bukan hanya soal makanan bergizi. Ada faktor pola asuh dan faktor lainnya yang juga harus kita benahi bersama agar tidak terjadi peningkatan kasus stunting di masa mendatang,” ujarnya.

Ali mengaku optimistis hasil survei stunting yang akan dilakukan dalam waktu dekat akan menunjukkan perkembangan positif. Menurut dia, berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk melalui Program Makan Bergizi Gratis, mulai menunjukkan arah yang baik dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak di Kabupaten Bandung.

“Insyaallah dengan ikhtiar yang terus kita lakukan bersama, saya optimistis angka stunting di Kabupaten Bandung akan terus menurun,” kata Ali.

Reporter: Rudi.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:47 WIB

Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan

Berita Terbaru