Suara Rakyat, Suara Tuhan: Ketika Demokrasi Kehilangan Makna

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyberliputan6.com-
Innalillahi… Telah mati hati nurani sebagian pejabat negeri yang mengaku mewakili rakyat. Fenomena ini terlihat jelas ketika kursi empuk dan kepentingan pribadi lebih diprioritaskan daripada suara rakyat yang seharusnya mereka bela. Saat itulah kepercayaan publik runtuh.

Lembaga legislatif, khususnya DPR, sejatinya hadir untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Namun dalam praktiknya, yang sering muncul adalah keberpihakan pada kepentingan tertentu. Janji-janji politik yang diucapkan saat kampanye hanya meninggalkan rasa pahit ketika mereka sudah berkuasa.Rakyat memilih dengan penuh harapan, namun balasannya justru kekecewaan. Mereka memang tercatat di atas kertas sebagai wakil rakyat, tetapi di lapangan pertanyaan besar selalu menggema: “Mereka sebenarnya wakil siapa?”

Gaji yang tinggi diterima tanpa persetujuan rakyat. Sementara rakyat sendiri justru diperas, bahkan nyawa dikorbankan demi kepentingan segelintir orang. Jika DPR sudah tidak lagi mewakili rakyat, maka tidak ada satu rupiah pun dari gaji mereka yang bernilai halal.Tuhan Maha Adil. Setiap kelalaian dan pengkhianatan terhadap amanah rakyat akan dibalas dengan sebaik-baiknya pembalasan. Demokrasi pun kehilangan maknanya ketika suara rakyat diperdagangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan saat itulah rakyat akan menunjukkan taringnya. Sebab pada hakikatnya, pemegang kedaulatan tertinggi negara ini adalah rakyat itu sendiri.
Suara rakyat adalah suara Tuhan. Tolong dengar, dan sampaikan.
( Rudi S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang
Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung
Drainase Palasari Mulai Membaik, Genangan Kini Cepat Surut Berkat Gerak Cepat SDA Jabar
Kang DS : Seluruh Kader Harus Sukseskan Muscab PKB Kabupaten Bandung
Banjir Berulang dan Jalan Rusak Kian Membahayakan, Warga Desak Keras Aksi Nyata Bina Marga Provinsi
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:51 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda

Senin, 27 April 2026 - 08:56 WIB

Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Senin, 27 April 2026 - 06:38 WIB

Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang

Rabu, 8 April 2026 - 02:23 WIB

Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung

Berita Terbaru