Prabowo Subianto, Megawati, dan Surya Paloh Tanggapi Situasi Pasca Demo: Negara Hargai Aspirasi Rakyat, Aparat Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar,CyberLiputan6.com-
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan instruksi langsung kepada TNI dan Polri terkait situasi pasca aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam keterangannya pada Minggu (31/8/2025), Presiden menegaskan bahwa negara menghargai aspirasi murni masyarakat, namun aparat wajib menindak tegas jika aksi berubah menjadi anarkis.

“Dalam beberapa hari ini saya terus memantau perkembangan situasi di Indonesia. Negara menghargai aspirasi murni masyarakat. Namun, petugas yang terbukti melakukan kesalahan atau pelanggaran, akan diproses sesuai ketentuan,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden juga menginstruksikan agar aparat melindungi masyarakat, tetapi jika ditemukan tindakan yang mengarah kepada makar, terorisme, maupun penjarahan, maka harus segera ditindak tegas berdasarkan hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan arahan Presiden, sejumlah ketua umum partai politik, termasuk Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI Perjuangan) dan Surya Paloh (Ketua Umum NasDem), juga disebut telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR dari partai masing-masing mulai 1 September 2025.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa dirinya memastikan akan mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti aspirasi rakyat. Ia bahkan meminta pimpinan DPR segera mengundang tokoh masyarakat, mahasiswa, dan elemen lainnya untuk berdialog secara langsung.Selain menyikapi situasi demo, Presiden juga menekankan adanya pencabutan tunjangan tambahan serta moratorium kunjungan luar negeri bagi anggota dewan sebagai langkah disiplin politik.

“Setiap warga negara berhak menyuarakan pendapatnya. Namun, kebebasan berpendapat harus dilakukan dengan damai, tertib, dan tidak terprovokasi untuk melakukan perusakan maupun penjarahan. Mari kita saling jaga Indonesia,” pungkas Presiden.
Saling Jaga Indonesia
(Rudi. S / CyberLiputan6.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Berita ini 291 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru