Bupati DS: Tugas Bidan Desa Dihadapkan dengan Nyawa Manusia, Kuncinya Ketelitian dan Ketelatenan

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,JABAR, Cyberliputan6.com-
Usai menghadiri pertemuan bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, serta kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Bandung, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna (Kang DS) melanjutkan agenda bertemu dengan 280 bidan desa di Indoor Si Jalak Harupat, Kutawaringin. Pertemuan ini digelar dalam rangka program pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung,Selasa/2/September/2025.

Dalam arahannya, Kang DS menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi kepada para bidan desa yang menjalankan tugas mulia menjaga kesehatan ibu dan anak.

“Ibu-ibu semua berhadapan dengan nyawa manusia. Saya berharap ketelitian dan ketelatenan yang dilaksanakan para bidan desa semoga mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kang DS menekankan bahwa peran bidan desa bukan hanya mendampingi saat proses persalinan, tetapi juga melakukan pengawasan, pembinaan, dan edukasi sejak masa kehamilan. Menurutnya, salah satu faktor penyebab stunting adalah kekurangan gizi pada masa kehamilan.

“Ada anak yang mengalami stunting karena ibunya kekurangan gizi saat hamil. Akibatnya, anak usia dua tahun hanya memiliki berat badan 10 kilogram, padahal idealnya minimal 12 kilogram. Ini menjadi tugas penting bagi bidan desa untuk memberikan edukasi dan pengawasan sejak dini,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila kebutuhan makanan, vitamin, dan protein ibu hamil terpenuhi secara teratur, maka akan melahirkan anak yang sehat dan terhindar dari stunting.Selain persoalan stunting, Kang DS juga menyoroti masih tingginya angka kematian ibu di Kabupaten Bandung. Untuk itu, ia meminta Dinas Kesehatan melakukan kajian mendalam mengenai faktor penyebabnya.

“Angka kematian ibu masih relatif tinggi. Apakah karena faktor melahirkan atau sebab lain? Saya minta ibu Kadinkes membuat kajian agar kita bisa menekan angka tersebut,” tegasnya.

Menutup arahannya, Kang DS mengajak seluruh bidan desa untuk terus berbenah dan melakukan evaluasi dalam menjalankan tugas mulia tersebut.

“Mari kita intropeksi diri, mari bersama-sama mengevaluasi apakah kita sudah maksimal membantu ibu hamil sampai melahirkan dengan baik dan selamat,” pungkasnya.
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru