GARUT, JABAR | CYBERLIPUTAN6.COM, 11 Oktober 2026 — Sebanyak 176 peserta mengikuti audisi Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut Tahun 2026 yang digelar di Gedung Art Center Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (11/10/2026).
Perhelatan tahunan ini mengusung tema “Niti Harti, Nanjeur Bukti”, yang bermakna menjalani proses untuk mencari ilmu dan pemahaman, kemudian menunjukkan bukti nyata melalui karya serta kontribusi positif bagi daerah.
Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Garut, Nurman Purnama Gumilar, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini terbagi menjadi dua kategori, yakni kategori dewasa dan kategori remaja. Tingginya antusiasme generasi muda terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 176 orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Didominasi oleh kategori remaja sebanyak 60 persen, dan 40 persen sisanya berasal dari kategori dewasa,” ungkap Nurman.
Dalam tahapan audisi, para peserta harus melewati serangkaian seleksi yang meliputi tes tertulis, wawancara mendalam, serta unjuk kabisa atau penampilan bakat. Seleksi tersebut dilakukan untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Peserta yang lolos akan mengikuti babak semifinal hingga terpilih menjadi finalis. Pada babak final, direncanakan terdapat 10 pasang finalis kategori dewasa dan 10 pasang kategori remaja.
Nurman menambahkan, setelah babak semifinal, para finalis akan mengikuti kegiatan prakarantina, menerima pembekalan materi, serta menjalankan tugas social project. Tahapan tersebut bertujuan untuk melihat kemampuan berpikir, wawasan, dan pola pikir para finalis setelah mendapatkan pembekalan.
“Hal itu bertujuan untuk melihat daya pikir dan pola pikir para finalis setelah dibekali materi, yang nantinya akan mereka presentasikan,” jelasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan Duta Wisata dan Duta Budaya, tetapi juga generasi muda yang mampu membawa nama baik daerah melalui gagasan, kreativitas, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Di akhir keterangannya, Nurman berharap para peserta terpilih dapat menjadi Face of Garut, yakni representasi wajah generasi muda Kabupaten Garut yang memiliki wawasan, karakter, dan kepedulian terhadap perkembangan pariwisata serta pelestarian budaya daerah.
(Lela N)


















