GARUT, JAWA BARAT – CYBERLIPUTAN6.COM- SDN 1 Cimanganten menggelar acara Paturay Tineung bersama mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut pada Jumat, 9 Oktober 2026. Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan perpisahan tersebut setelah para mahasiswa menjalani Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) selama kurang lebih tiga bulan.
Kepala SDN 1 Cimanganten, Engkom Komariah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media di ruang kerjanya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan IPI Garut yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menambah pengalaman dan menerapkan ilmu perkuliahan secara langsung di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, ada kepercayaan dari IPI kepada pihak sekolah kami untuk menitipkan mahasiswa yang sekarang akan memasuki semester akhir. Mereka dapat menambah pengalaman secara langsung di sekolah, terutama mengenai tata cara belajar-mengajar kepada siswa-siswi,” ujar Engkom.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, selama menjalani PLP, para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar, tetapi juga belajar memahami karakter peserta didik, mengelola kelas, serta menerapkan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran.
Engkom menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi guru dan mahasiswa untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Para mahasiswa juga mendapatkan bimbingan, penilaian, diskusi, serta refleksi setelah melaksanakan pembelajaran di kelas.
“Alhamdulillah, kita bisa berbagi dan berkolaborasi dengan mahasiswa IPI yang masih muda dan penuh semangat berkarya. Mereka juga bisa menerapkan inovasi-inovasi baru setelah pembelajaran,” tambahnya.
Ia menerangkan bahwa pengelolaan kelas menjadi salah satu aspek penting yang dipelajari mahasiswa selama praktik. Pada kelas rendah, mahasiswa perlu lebih memahami cara mengelola suasana kelas dan membimbing siswa. Sementara itu, pada kelas tinggi, perhatian juga diarahkan pada penyampaian materi serta cara menyikapi beragam karakter peserta didik.
Dalam praktik pembelajaran, mahasiswa turut melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar, menyusun perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta mengikuti diskusi dan refleksi untuk mengetahui kelebihan maupun kekurangan proses pembelajaran.
Engkom mengaku bersyukur karena kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa selama kegiatan PLP berlangsung berjalan dengan baik. Ia menyebutkan, praktik lapangan selama kurang lebih tiga bulan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi SDN 1 Cimanganten, mengingat sebelumnya mahasiswa lebih sering melaksanakan kegiatan supervisi dalam waktu yang lebih singkat.
“Alhamdulillah, selama ini kolaborasi dengan mahasiswa terjalin dengan baik. Kami juga selalu terbuka untuk melayani berbagai keperluan mahasiswa dalam mengimplementasikan pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan di sekolah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, para mahasiswa dinilai cepat tanggap, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta menunjukkan semangat dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran bersama guru dan siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Engkom berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan PLP di SDN 1 Cimanganten dapat menjadi bekal berharga ketika mereka memasuki dunia pendidikan secara profesional.
“Harapan saya, mudah-mudahan pengalaman yang didapatkan dari sekolah kami dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika nanti mereka bertugas di sekolah,” harapnya.
Di akhir penyampaiannya, Engkom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut yang telah memberikan kepercayaan kepada SDN 1 Cimanganten sebagai tempat praktik lapangan bagi para mahasiswa.
“Tak lupa, kepada para mahasiswa, kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga ke depannya kalian terus berinovasi dan meraih kesuksesan,” tutup Engkom.
Kegiatan Paturay Tineung tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menandai berakhirnya kebersamaan para mahasiswa dengan keluarga besar SDN 1 Cimanganten. Diharapkan, pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama praktik dapat menjadi fondasi bagi lahirnya calon pendidik yang kompeten, kreatif, dan berdedikasi dalam memajukan dunia pendidikan.
(Lela N)


















