Dukung Program Prioritas Presiden, Kang DS: Kami Siap Bangun Dua Sekolah Rakyat Permanen

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG, Cyberliputan6.com-

Program Sekolah Rakyat (SR) hadir sebagai salah satu ikhtiar nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan. Di Kabupaten Bandung, rintisan program SR sudah berjalan di kawasan Si Jalak Harupat dan akan segera diperluas dengan pembangunan sekolah permanen.

Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial RI ini merupakan pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Tujuan utama program adalah mencegah putus sekolah sekaligus meningkatkan taraf hidup generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung, H. Dadang Supriatna (Kang DS), menegaskan bahwa kebutuhan akan sekolah tersebut sangat mendesak.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Kalau pembangunan tidak disiapkan sekarang, maka pada tahun ajaran 2026/2027 jumlah siswa akan membludak. Karena itu saya minta seluruh perangkat daerah terkait mengawal percepatan pembangunan bersama dukungan Kementerian,” tegas Kang DS.Untuk mengantisipasi lonjakan siswa, Kang DS mengusulkan pembangunan dua lokasi SR permanen di Kabupaten Bandung, yakni di Ciwidey dan Nagreg.

“Saking membludaknya peminat, kalau hanya satu lokasi tentu tidak cukup. Karena itu saya berharap dua sekolah bisa dibangun sekaligus,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, yang meninjau langsung kesiapan Pemkab Bandung bersama Kementerian PUPR menyampaikan bahwa pembangunan SR permanen akan segera dimulai setelah seluruh persyaratan teknis dan administrasi rampung.”Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera terealisasi. Kami ingin anak-anak dari keluarga miskin di Kabupaten Bandung mendapat fasilitas pendidikan yang layak, sebagaimana yang diarahkan Presiden,” ungkap Robben usai berkoordinasi dengan Kang DS di rumah dinas bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kang DS dan jajaran Pemkab Bandung atas dukungan penuh dalam mengimplementasikan program prioritas presiden.

Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata bagi anak-anak yang berisiko putus sekolah sekaligus membuka jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.
(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)
Reporter: Rudi.S

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027
Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama
Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026
Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan
Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Kualifikasi dan Produktivitas Daerah
Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kabupaten Garut Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional melalui Program Bioethanol
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:41 WIB

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 13:56 WIB

Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 10:45 WIB

Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 10:38 WIB

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

Berita Terbaru