Banyak Jasa Orang Lain,Oleh : Idat Mustari

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Cyberliputan6.com-
Tanpa kita sadari dan mungkin terlupakan, bahwa keberadaan diri kita sekarang tak lepas dari banyak orang yang terlibat. Begitupun dengan apa yang kita makan, pakaian yang kita kenakan, dan lainnya,tak lepas dari jasa orang lain. Siapapun orang yang sekarang meraih gelar S-1 hingga S-3, tak ujug-ujug, pasti melewati jenjang pendidikan sebelumnya, SD hingga SMA/SMK. Waktu semasa SD (Sekolah Dasar), kita didik oleh guru-guru. Kita belajar mengenal hurup, membaca dan berhitung, boleh jadi tak ingat lagi guru-guru saat itu. Begitupun guru di SMP, atau di SMA sudah banyak yang terlupakan.

Pakaian yang menutup tubuh kita. banyak sekali orang yang terlibat dalam pembuatan pakaian yang kita kenakan, mulai dari proses hulu hingga hilir. Keterlibatan ini mencakup berbagai profesi di seluruh rantai pasok, dari bahan mentah hingga produk jadi. Ada petani yang menanam bahan baku alami. Ada buruh pabrik yang bekerja memproses kapas jadi benang. Ada juga buruh pabrik, yang merubah benang jadi kain. Ada pekerja yang mewarnai kain. Ada orang yang mendesain kain jadi pakaian. Ada Penjahit memotong kain sesuai pola dan menjahitnya hingga menjadi pakaian jadi. Di pabrik garmen, proses ini dilakukan oleh ribuan operator mesin jahit. Ada sopir truk yang memindahkan dari pabrik ke toko. Ada pelayan toko, ada kasir. Ini dari pakaian saja. Artinya setiap potong pakaian yang kita pakai adalah hasil kerja keras dari sebuah ekosistem yang melibatkan ribuan, bahkan jutaan, orang di berbagai belahan dunia.

Termasuk makanan yang kita makan, dan atau kesuksesan dalam pekerjaan, termasuk karir politik, jika kita renungkan bahwa di dalamnya banyak orang yang terlibat dan berjasa. Namun tanpa kita sadari sering kita lupakan mereka yang berjasa itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang muslim yang baik, tentu tidak boleh melupakan kebaikan orang lain, tapi kebaikan kita ke orang lain, harus belajar melupakannya, terlebih-lebih merasa menyesal telah berbuat baik kepada orang lain, karena tidak dibalas dengan ucapan terimakasih ataupun pujian.

Siapapun yang berbuat kebaikan dengan tulus, maka Allah yang akan berterimaksih kepadanya. Pujian dan ucapan terimakasih dari manusia hanyalah bagian dari kesenangan dunia.

Ketika terjadi perang Badar dan kaum muslimin menang, saat itu berhasil menawan 70 pembesar kafir Quraisy di kota Madinah, kemudian Rasulullah saw ingat akan kebaikan seorang kafir Quraisy yang bernama Mut’im bin ‘Adiy yang pernah menolong Nabi saw dan keluarga-keluarga beliau dari embargo di Makkah. Namun Mut’im bin ‘Adiy telah meninggal, apa yang disabdakan beliau :

لَوْ كَانَ الْمُطْعِمُ بْنُ عَدِيٍّ حَيًّا ثُمَّ كَلَّمَنِي فِي هَؤُلَاءِ النَّتْنَى لَتَرَكْتُهُمْ لَهُ

“Andai saja Mut’im bin ‘Adiy masih hidup, lalu ia berbicara sesuatu (memberikan kebijakan) tentang orang-orang jahat (musuh-musuh Allah) ini untuk mengampuni atau mengasihani mereka, maka akan aku bebaskan mereka untuknya.” (HR. Bukhari)

Kisah ini mengingatkan kita untuk bisa membalas kebaikan orang lain, bahkan pada orang kafir sekalipun. Kata Habib Ali Al Jufri berkata “Jika tanganmu pendek untuk membalas kebaikan seseorang maka panjangkanlah lisanmu untuk mendoakannya.”

Wallahu’alam
Semoga bermanfaat

** Penulis Hanyalah Al Faqir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027
Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama
Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026
Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan
Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Kualifikasi dan Produktivitas Daerah
Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kabupaten Garut Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional melalui Program Bioethanol
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:41 WIB

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 13:56 WIB

Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 10:45 WIB

Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 10:38 WIB

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

Berita Terbaru