Terobosan Pengolahan Lingkungan, Dorong Kemandirian Desa dalam Pengolahan Sampah

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Jabar,Cyberliputan6.com-
Bupati Bandung meresmikan pengoperasian Mesin Incenerator Sampah (MOTAH) di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Bagja, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Rabu (10/9/2025). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus penguatan ekonomi berbasis masyarakat.Dalam acara peresmian, Kepala Desa Lengkong menjelaskan bahwa pengelolaan sampah akan dilakukan secara terintegrasi melalui dua lembaga desa. Operasional mesin incenerator dan pengolahan sampah dikelola koperasi desa, di mana setiap individu diwajibkan menjadi anggota dan memberikan kontribusi dalam bentuk iuran. Sementara itu, pengelolaan TPS3R secara umum dipercayakan kepada BUMDes sebagai lembaga resmi desa.Bupati Bandung memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Desa Lengkong yang dinilai sebagai terobosan konkret dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Menurutnya, inovasi tersebut layak dijadikan contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bandung, termasuk wilayah Kecamatan Bojongsoang yang direncanakan segera menjalankan program serupa.Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa melalui sistem koperasi desa, potensi perputaran dana bisa mencapai Rp5 miliar per desa, jika dihitung dari iuran pokok, wajib, dan sukarela. Ia mendorong masyarakat untuk lebih memilih menabung dan bertransaksi melalui koperasi ketimbang menggunakan pinjaman informal seperti bank emok.“Apalagi bila ada pengusaha lokal di tiap desa yang menyimpan dana di koperasi, bukan di bank. Saya tidak ingin ada lagi warga yang terjerat pinjaman bank emok,” tegasnya.Di akhir sambutannya, Bupati kembali menekankan komitmen pemerintah untuk terus mendorong stabilitas ketahanan pangan serta memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap desa. Upaya tersebut diyakini mampu menciptakan masyarakat yang mandiri, sehat, dan sejahtera secara berkelanjutan.
( Rudi.S )

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang
Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung
Drainase Palasari Mulai Membaik, Genangan Kini Cepat Surut Berkat Gerak Cepat SDA Jabar
Kang DS : Seluruh Kader Harus Sukseskan Muscab PKB Kabupaten Bandung
Banjir Berulang dan Jalan Rusak Kian Membahayakan, Warga Desak Keras Aksi Nyata Bina Marga Provinsi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:51 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda

Senin, 27 April 2026 - 08:56 WIB

Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Senin, 27 April 2026 - 06:38 WIB

Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang

Rabu, 8 April 2026 - 02:23 WIB

Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung

Berita Terbaru