Beras Murah Mulai Rp 11.500 Dijual di 26 Titik Kabupaten Bandung, Catat Syaratnya!

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Cyberliputan6.com-
Gerakan pangan murah di 26 titik di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bakal digelar oleh jajaran Polresta Bandung. Sebanyak 103 ton beras dengan harga terjangkau akan dijual di seluruh Mapolsek di bawah Polresta Bandung. Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, program tersebut merupakan kerja sama dengan Bulog untuk mendistribusikan beras SPHP.

“Kita adakan gerakan pangan murah yang dimulai Senin besok hingga Jumat 15 Agustus mendatang, mulai pukul 09.00 sampai selesai. Beras SPHP yang ada di Bulog itu didistribusikan melalui Polresta Bandung untuk warga Kabupaten Bandung,” katanya kepada awak media, Senin (10/8/2025). Selain di Mapolsek, gerakan pangan murah juga akan hadir di lokasi yang dilalui SIM keliling. Warga yang memperpanjang atau membuat SIM di outlet SIM keliling bisa sekaligus membeli beras murah yang tersedia.

Harga beras yang dijual mulai dari Rp 11.500 per kilogram hingga Rp 57.500 per lima kilogram.”Jadi nanti masyarakat maksimal membeli itu dua pak, misalkan lima kilogram sebanyak dua kali pembelian, jadi total sepuluh kilogram,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendapatkan pangan murah tersebut, masyarakat cukup menunjukkan kartu identitas. Aldi menegaskan, beras itu hanya untuk konsumsi pribadi dan tidak boleh diperjualbelikan. “Cuma pakai KTP, enggak boleh diperjualbelikan ya,” tegasnya.

Aldi menjelaskan, 103 ton beras itu merupakan hasil kerja sama dengan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat konsumen. “Ya selain mendukung ketahanan pangan Presiden Prabowo, ini juga gerakan untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” bebernya.

Sejak digagasnya program ketahanan pangan oleh Presiden, Aldi menyebut Polri berperan memperkuat pengamanan distribusi dan mendampingi petani di lapangan, termasuk mengamankan proses distribusi dari wilayah sentra produksi ke gudang Bulog serta mengantisipasi hambatan logistik.

“Dengan pendampingan dari Polri, distribusi pangan bisa bergerak lebih cepat, lebih aman, dan lebih terkoordinasi,” katanya. Dalam rangka menjaga ketahanan pangan, Polresta Bandung juga merencanakan pengolahan lahan tidur seluas 8,6 hektar di Kabupaten Bandung untuk ditanami bibit jagung. Dengan produktivitas rata-rata 7,5 ton per hektar, penanaman itu diperkirakan menghasilkan 64,5 ton jagung per panen. Aldi menambahkan, di Kabupaten Bandung terdapat 300 hektar lahan baku sawah yang bisa dioptimalkan untuk menanam jagung.

“Yang sudah ditanam itu di Kecamatan Cangkuang, kita menanam bibit jagung di lahan tidur seluas 3,6 hektar,” ujarnya.
[ Red ]
dilansir:kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027
Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama
Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026
Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan
Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Kualifikasi dan Produktivitas Daerah
Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kabupaten Garut Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional melalui Program Bioethanol
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:41 WIB

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 13:56 WIB

Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 10:45 WIB

Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 10:38 WIB

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

Berita Terbaru