Bunda Literasi Kabupaten Bandung Ingatkan Dampak Penggunaan Gawai Berlebihan

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB,BANDUNG, Cyberliputan6.com– Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik dan Persandian (Diskominfo) menggelar Festival Literasi Digital di Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, dan diikuti oleh perangkat desa, kader PKK, serta masyarakat desa.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi digital secara bijak.

“Festival Literasi Digital ini diadakan untuk memberikan pemahaman seputar penggunaan teknologi informasi karena ada indikasi masalah digitalisasi di masyarakat, seperti maraknya pinjaman online, judi online, pencemaran nama baik di media sosial, serta hoaks,” ujar Teguh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi agar masyarakat dapat lebih selektif dalam menyerap informasi di dunia maya.

“Kadangkala kita hanya melihat informasi di media sosial secara sepintas, tanpa memeriksa kebenarannya. Akibatnya, mudah terpengaruh berita palsu. Selain itu, fenomena ‘brain rot’ atau kedangkalan berpikir akibat terlalu sering mengonsumsi konten pendek juga perlu diwaspadai. Cara mengatasinya adalah dengan membiasakan membaca buku atau informasi secara tuntas,” jelasnya.

Teguh berharap kegiatan ini dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai literasi digital dan menjadi gerakan bersama untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati mengajak masyarakat untuk lebih melek literasi digital, terutama para orang tua.

“Kita sebagai orang tua harus melek literasi. Contohnya sederhana, kalau undangan acara dikirim lewat WhatsApp tapi kita tidak bisa mengaksesnya, berarti kita tertinggal. Literasi digital ini penting agar kita tidak gagap teknologi,” ungkap Emma.

Emma juga mengingatkan dampak negatif penggunaan teknologi yang berlebihan terhadap gaya hidup dan kesehatan anak-anak.“Banyak anak sekarang yang matanya minus karena terlalu lama bermain gawai. Padahal, akan lebih baik jika mereka diajak ke posyandu, membaca buku, atau bermain di luar rumah,” katanya.

Meski demikian, ia menilai teknologi juga membawa manfaat jika digunakan dengan bijak.

“Kita di PKK punya pelatihan keterampilan secara online, termasuk MUA, dan banyak yang berhasil. Di media sosial juga banyak tutorial praktis yang bisa membuat kita mandiri dan kreatif. Kalau kita mampu manfaatkan dengan baik, teknologi bisa menjadi jalan untuk menambah penghasilan,” tutur Emma.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bandung berharap literasi digital dapat menjadi pondasi penting bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan era teknologi informasi, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat “Bedas Digital” yang cerdas, bijak, dan produktif.
(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)
( Rudi.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI
KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung
Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti
Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak
Bupati Bandung Ajak Masyarakat Awasi Proses SPMB Agar Bebas Pungli dan Titipan
Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:16 WIB

H. Deden Ciwidey Antar Kabupaten Bandung Raih Juara Umum di Ajang Nasional Domba Garut Piala Menteri Pertanian RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

KDS Perluas Peluang Kerja ke Jepang, Skema Nol Rupiah Siap Dibuka untuk Warga Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ali Syakieb Optimistis Program MBG Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Bandung Siap Bersinergi Tuntaskan Persoalan Sampah dari Sumber hingga Sarimukti

Senin, 25 Mei 2026 - 01:48 WIB

Normalisasi Sungai Citarum Dinilai Krusial, KDS Minta Kolaborasi Semua Pihak

Berita Terbaru