Ambil Pelajaran Melalui Mata Oleh: Idat Mustari

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyberliputan6.com-
Mata adalah nikmat Allah yang berfungsi untuk melihat. Dengan mata, manusia dapat menyaksikan dunia dan sekitarnya, membedakan berbagai warna, bentuk, dan objek, serta memahami lingkungan sekitar. Mata juga berperan penting dalam membaca, menulis, dan menjalankan aktivitas sehari-hari yang memerlukan penglihatan.

Oleh karena itu, mata adalah karunia Allah yang sangat berharga dan memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Menjaga kesehatan mata serta menggunakannya untuk kebaikan merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini.

Melalui mata, kita dapat melihat berbagai peristiwa, baik alam maupun sosial, sebagai bahan pelajaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikisahkan, seseorang pernah bertanya kepada Nabi Isa AS:

“Dapatkah salah seorang di antara kami menjadi seperti dirimu?”

Beliau menjawab:
“Orang yang hanya berbicara sesuai dengan yang dikehendaki Allah, orang yang diamnya hanya untuk mengingat Allah, dan ketika melihat sesuatu ia menyadari bahwa yang dilihatnya bukanlah Allah, tetapi berasal dari Allah, lalu ia belajar dan mengambil pelajaran dari apa yang dilihatnya—maka ia adalah seperti diriku.”

Sayangnya, banyak peristiwa dalam kehidupan yang kita saksikan—bahkan ketika kita menjadi pemeran utamanya—hanya berlalu begitu saja tanpa makna. Tidak ada pesan yang kita tangkap, sehingga peristiwa demi peristiwa tidak membuat kita menjadi lebih baik.

Selain mata zahir, Allah juga menganugerahkan kita mata batin (bashirah). Mata batin mampu melihat lebih dalam dari sekadar apa yang tampak oleh mata zahir. Tak sedikit manusia yang meskipun tidak memiliki mata zahir yang berfungsi normal, namun mata batinnya justru lebih terang daripada mata zahir orang lain.

Sebaliknya, banyak manusia yang sempurna penglihatannya, tetapi mata batinnya terbatas, bahkan buta. Akibatnya, mereka tidak mampu membedakan antara matahari dan rembulan, antara kezaliman dan keadilan, antara benci dan cinta.

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Tidakkah mereka berjalan di bumi sehingga hati mereka dapat memahami atau telinga mereka dapat mendengar? Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang berada di dalam dada.” (QS Al-Hajj: 46)

Syekh Tosun Bayrak al-Jerrahi mengatakan, “Mata batin adalah mata untuk melihat diri sendiri.” Mata batin inilah yang akan membangkitkan kesadaran untuk membenahi diri, melakukan muhasabah, dan membersihkan sedikit demi sedikit kotoran dalam hati.

Namun, sayangnya, mata ini seringkali tak lama berfungsi. Alih-alih melihat kekurangan diri, yang terlihat justru aib orang lain. Entah mata apa itu—yang pasti bukan mata batin (bashirah). Boleh jadi itu adalah “mata lalat” yang hanya tajam melihat secuil bangkai di tengah tumpukan berlian.
Wallahu a’lam.

Reporter: Rudi.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda
Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri
Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang
Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung
Drainase Palasari Mulai Membaik, Genangan Kini Cepat Surut Berkat Gerak Cepat SDA Jabar
Kang DS : Seluruh Kader Harus Sukseskan Muscab PKB Kabupaten Bandung
Banjir Berulang dan Jalan Rusak Kian Membahayakan, Warga Desak Keras Aksi Nyata Bina Marga Provinsi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Grand Final Duta Pajak 2026 di Kabupaten Bandung: Dadang Supriatna Dorong Milenial Jadi Agen Edukasi Pajak untuk Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:51 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Hadirkan Insentif Pajak 2026, Warga Bisa Lunasi Tunggakan Tanpa Denda

Senin, 27 April 2026 - 08:56 WIB

Bupati KDS Persembahkan Kado Terindah Hari Jadi ke-385, Kabupaten Bandung Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Senin, 27 April 2026 - 06:38 WIB

Dari Arena Budaya ke Penggerak Ekonomi: Meriahnya Kontes Domba Garut “Piala Ayam Ningrat Vol. I” di Lembang

Rabu, 8 April 2026 - 02:23 WIB

Dari Nol di Birokrasi, Erwan Kusuma Hermawan Kini Nahkodai Bapenda Kabupaten Bandung

Berita Terbaru