Groundbreaking jembatan cijeruk Bentuk solusi dari kang DS

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung JABAR CYBERLIPUTAN6.com-
Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, resmi memulai pembangunan Jembatan Roda Cijeruk yang menghubungkan wilayah Bojongsoang dan Baleendah.

Groundbreaking ini dilaksanakan di lokasi pembangunan pada Jumat (22/08/2025), tepatnya di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Jembatan ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena ambruk tak lama setelah dibangun oleh pihak perseorangan. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah tidak ada korban, namun karena sangat membahayakan, saya langsung instruksikan untuk dibongkar. Jembatan tersebut dibangun tanpa izin operasional dan pemerintah daerah tidak bisa bertanggung jawab atas itu,” ujar Kang DS dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa keputusan pembongkaran meski sempat menimbulkan perdebatan, akhirnya bisa diterima oleh pemilik jembatan karena kesadaran akan risiko keselamatan masyarakat.

*Solusi Cepat untuk Kebutuhan Mendesak*

Pemerintah Kabupaten Bandung sempat berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat terkait rencana pembangunan jembatan permanen dengan anggaran mencapai Rp50 miliar. Namun mengingat kebutuhan mendesak masyarakat, solusi cepat menjadi pilihan.“Keesokan harinya saya langsung lapor ke PUPR, dan mereka merespons positif. Akhirnya kami bersama Ketua DPRD, Sekda, dan Dinas PUTR merumuskan solusi yang cepat, efisien, namun tetap aman dan sesuai aturan,” jelas Kang DS.

Melalui skema pengadaan e-katalog, pembangunan Jembatan Roda Cijeruk akhirnya dapat ditenderkan dengan nilai Rp6,7 miliar. Tender dilakukan melalui pra-DPA, yang meski belum mendapatkan pengesahan dari Gubernur, secara administratif sudah dinyatakan tuntas.

*120 Hari Pembangunan, Fokus pada Kualitas dan Keselamatan*

Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari. Pemerintah mengajak seluruh pihak, termasuk aparat keamanan seperti Polsek dan Koramil setempat, untuk ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan tanpa kendala, termasuk mencegah potensi pungutan liar.

“Kita harus fokus pada kualitas pekerjaan dan spesifikasi teknis yang telah disepakati antara pelaksana dan dinas. Tidak boleh ada praktik yang mengganggu proses pembangunan,” tegas Kang DS.

*Pengaruh Positif Terhadap Ekonomi dan Infrastruktur Daerah*

Pembangunan Jembatan Roda Cijeruk diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran mobilitas warga di tiga kecamatan sekaligus: Bojongsoang, Baleendah, dan Ciparay. Dalam jangka panjang, infrastruktur ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Bahkan, Kang DS mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung telah mengusulkan pembangunan lanjutan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dan berencana mengalokasikan anggaran hingga Rp1 triliun untuk perbaikan jalan kabupaten sepanjang 500 km di tahun mendatang.

Desain Jembatan Roda Cijeruk yang modern dan estetik menjadi nilai tambah tersendiri. Jembatan ini dirancang langsung oleh Dinas PUTR dengan melibatkan konsultan berpengalaman dan pihak pabrikan jembatan layang.

“Desainnya keren, dan saya yakin ini akan jadi ikon baru di wilayah Bojongsari. Mungkin juga jadi tempat selfie warga, tapi tetap ya, ini hanya untuk kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat dilarang melintas,” ujar Kang DS sambil tersenyum.

Jembatan ini disebut-sebut memiliki nuansa yang mirip dengan Jembatan Rancamanyar, namun dengan karakteristik unik tersendiri yang akan memperkuat identitas kawasan.

Pembangunan Jembatan Roda Cijeruk merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah.
( Rudi S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberliputan6.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027
Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama
Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026
Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan
Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Kualifikasi dan Produktivitas Daerah
Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kabupaten Garut Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional melalui Program Bioethanol
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:41 WIB

Bupati Garut Dorong Sinergi DPRD dan Optimalisasi Pendanaan Pusat untuk Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 13:56 WIB

Bukan Sekadar Piknik! “Goes To Pangandaran” RW 012 Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Mencari Solusi Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 10:45 WIB

Orientasi dan Bingbingan Terpadu Bagi Mahasiswa Baru.Semangat Warnai ORBIT STAINUS Garut 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 10:38 WIB

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,7 Miliar, Wabup Garut Dorong Kewirausahaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:16 WIB

Pemkab Garut Sambut Aspirasi Petani Terkait Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

Berita Terbaru